Fakta "Penyelamatan oleh Belahan Tubuh"

Seorang umat bermarga Shen dipenjara karena terlibat suatu kasus, celakanya Si Shen ini terjangkit radang paru-paru, sehingga demam tinggi, panasnya reda setelah minum obat, begitu efek obat hilang, demam tinggi datang lagi.

Di dalam mimpi, Si Shen melihat Mahaguru Lu datang dengan melayang, berpakaian putih, dan tubuh bercahaya putih.

Si Shen bertanya, "Di sini penjara, bagaimana Mahaguru masuk?"

Saya tertawa dan berkata, "Belahan tubuh tersebar luas di sepuluh penjuru, mana pun saya bisa datangi!"

Si Shen bertanya, "Saya terjangkit radang paru-paru di dalam penjara, jiwa dan raga saya lelah, mohon Mahaguru menolong saya."

Saya berkata, "Justru demi itulah saya datang."

Saya merogoh-rogoh baju putih saya, lalu berhasil merogoh sebuah bungkusan obat untuk diminum Si Shen.

Setelah Si Shen minum bungkusan obat tersebut, begitu bangun keesokan harinya, demam tinggi dari awal sudah reda, setelah diperiksa dokter penjara, gejala radang paru-parunya hilang semua, tak disangka telah sembuh total.

*

Topan Morakot.

Ketua Vihara Zhenming-Sanyi, Sdr. Ding Yiming. Melihat Mahaguru Lu memasang sebuah Vajrakila Kalachakra di Dusun Tongfu - Xinyi.

Ketika topan, banjir, dan longsor menghantam.

Seluruh Dusun Tongfu terbenam.

Di dusun ada Sdr. Zhang Jinfu dan Sdri. Lin Jiaxin, hanya umat Zhenfo Zong saja yang terhindar dari bencana.

Selain itu, warga Dusun Xi'an - Jiaxian bernama Chen Zhenglong, juga umat Zhenfo Zong, orang lain telah tertimpa bencana, hanya ia sendiri selamat dan tidak ada masalah.

*

Ketika Topan Morakot terjadi, saya di Seattle - A.S., di Rainbow Temple saya melakukan upacara homa penyeberangan, saya telah menggunakan 50 tubuh pengganti untuk menyelamatkan saudara-saudara kita yang tewas dalam bencana.

Lima puluh tubuh pengganti yang menyelamatkan mereka malah dihadang oleh setan-setan akhirat. Demi menyelamatkan saudara-saudara kita yang tewas dalam bencana, tak disangka 50 tubuh pengganti telah berkorban, namun, saudara-saudara kita yang tewas dalam bencana terselamatkan ke Alam Suci Barat.

Penyeberangan kali ini sukses.

Hanya saja saya mengalami kerugian berat.

Orang lain bertanya pada saya, "Mengapa mau menyelamatkan mereka?"

Saya menjawab, "Agama Buddha bicara Mahamaitri dan Mahakaruna, inilah semangat Agama Buddha Mahayana, orang lain tenggelam, diri sendiri juga tenggelam, orang lain kelaparan diri sendiri juga kelaparan (senasib sepenanggungan). Menjadi seorang Bodhisattva, lebih mementingkan orang lain daripada diri sendiri. Jika kita menyadari para insan mengalami bencana, mana ada alasan untuk tidak menyelamatkannya."

Orang lain bertanya pada saya, "Pantaskah demi menyelamatkan mereka, Mahaguru telah mengorbankan 50 belahan tubuh?"

Saya menjawab, "Inilah semangat mengorbankan diri sendiri untuk orang lain, 50 belahan tubuh bisa dipulihkan dengan melatihnya lagi."

"Bagaimana melatih belahan tubuh?"

Saya menjawab, "Belahan tubuh pada dasarnya adalah yidam kita sendiri di dalam nadi tengah, terbentuk dari prana dan bindu, ditambah terang Buddhata kita sendiri, keluar lewat ubun-ubun, bergabung dengan cahaya bintang di angkasa, sehingga menghasilkan belahan tubuh dari tubuh sinar bintang. Pelatihan demikian gampang diucapkan, sebenarnya juga sangat sulit, semua ini adalah pelatihan prana, nadi, dan bindu. Sulit diuraikan dengan satu dua patah kata. Orang yang dapat menghasilkan belahan tubuh dari tubuh sinar bintang, pasti seorang sadhaka tingkat tinggi."

Orang lain bertanya pada saya, "Umat Zhenfo Zong, mudah sekali kontak batin dengan Mahaguru Lu lewat mimpi, malah dalam satu malam, setiap orang memperoleh kontak batin dengan jutaan belahan tubuh, mengapa bisa demikian?"

Saya menjawab, "Semua ini adalah efek dari tubuh sinar bintang atau efek dari belahan tubuh, sadhaka tingkat tinggi menyelamatkan insan dengan belahan tubuh, satu adinata saja tidak cukup digunakan."

Tidak ada komentar: